Header Ads

Wagub Sumbar Hadiri Milad 105 Miladyah Muhammadyah.


Pasaman Barat, Ppost.com,-  Wakil Gubernur (wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit Hadiri Milad 105 Miladyah / 108 Hijriyah Muhammadyah dengan tema "Muhammadyah Merekat Kebersamaan" di Aula Balerung kabupaten Pasaman Barat (28/01).

Ada 4 hal yang disampaikan Nasrul Abit dalam sambutan beliau, yang paling pertama adalah masalah aqidah.
"Kita Sumbar tidak ada masalah antara agama atau antara eknis, tetapi masalah yang kita hadapi adalah masalah aqidah yang menurun dimasyarakat. Kami mengharapkan bantuan kepada seluruh anggota muhammadiyah untuk menghadapi masalah ini, terutama masalah LGBT" kata Nasrul Abit

Keadaan sekarang sudah terbalik, di Eropa orang berduyun-duyun masuk islam sedangkan disini kita mengalami masalah kritis aqidah. Untuk mengatasi masalah aqidah yang sedang kritis tersebut Nasrul Abit mengharapkan kepada sekolah-sekolah Muhammadiyah agar meningkatkan kualitas agama dan aqidah generasi muda Sumbar.

Lebih lanjut masalah Sosial kemasyarakatan, Nasrul Abit mengatakan Sumbar darurat narkoba, untuk itu kita harus melakukan pemberantasan dari bawah, yaitu dari Nagari. Setiap nagari harus membuat komitmen anti narkoba agar genari muda kita terhindar dari dampak penyalagunaan narkoba.

Yang ke-2 masalah kesehatan
"Berhubungan dengan masalah LGBT  saat ini masyarakat sumbar penderita HIV/AIDS sebagian besar adalah anggota LGBT, untuk itu kita harus hapuskan LGBT di Sumbar agar terhindar dari penyakit mematikan tersebut" kata Nasrul Abit

Beberapa waktu yang lalu Sumbar diserang penyakit difteri salah satu penderitanya meninggal dunia dari pasaman barat tetapi provinsi tidak mau mengkategorikan masalah tersebut termasuk Kejadian Luar Biasa (KLB) karena hal itu akan menghambat Pasaman Barat keluar dari kabupaten tertinggal

Yang ke 3 adalah Masalah ekonomi, Pasaman Barat masih termasuk daerah tertinggal
"Ada 3 kabupaten yg masih menjadi daerah tertinggal di Sumbar, salah satunya adalah Pasaman Barat, mudah mudahan di tahun 2019 mendatang pasaman barat sudah keluar dari kategori daerah tertinggal, dari data Kementerian Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Pasbar masuk pada urutan ke 33 dari seluruh kabupaten di indonesia yang akan keluar dari daerah tertinggal" kata Nasrul Abit

Terakhir adalah masalah politik, Muhammadyah harus tetap bersatu dalam menghadapi tahun politik yang akan dihadapi, jangan sampai muhammadyah terpecah belah gara-gara politik. Tutup mantan bupati Pesisir Selatan tersebut.


#humas

Tidak ada komentar

Selamat datang di Website WWW.Panjipost.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Andi Woo