Header Ads

M.Suaidi ST.MT (PPK 2.3 PJN II SUMBAR), "Program PEN Langsung dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat".

M.Suaidi ST.MT  (PPK 2.3 SATKER PJN II SUMBAR)

Padang,Panjipost.com, -Guna memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat rendah untuk menghadapi Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah memulai Program Padat Karya Tunai (PKT) pada TA 2021 dengan alokasi anggaran Rp 23,24 triliun untuk target menyerap sebanyak 1,23 juta orang tenaga kerja.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Program PKT Kementerian PUPR dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai pelaku pembangunan, infrastruktur infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. 

Diharapkan manfaatnya dapat memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi COVID-19. 

"Terdapat 20 kegiatan yang diharapkan dapat menyerap 1,23 juta tenaga kerja untuk mempercepat pemulihan ekonomi, sehingga akan memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional pasca Pandemi COVID-19," kata Menteri Basuki dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, pada Rabu (17/3/2021).

Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, Satker PJN II melalui Program Padat Karya telah merealisasikan program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tersebut.

Program Padat Karya Tunai yang berdampak Lansung kepada masyrakat terdampak pandemi COVID19 

KASATKER PJN WIL II SUMBAR  melalui PPK 2.3 ,M.Suadi ST MT menagatakan , "itu pekerjaan Padat karya tunai (PEN) yang memberdayakan masyarakat setempat.dimana kita selalu berkordinasi sama wali nagari dan aparat setempat termasuk pipa air pansimas yang sebelumnya amburadul akan kita rapikan dengan baik" ujar Suadi terkait banyaknya masyarakat yang bekerja disepanjang wilayah kerjanya.

Lebih lanjut Suadi memaparkan untuk program PEN padat karya ini aturannya dg cara SPK - SPK yang memperdayakan masyarakat setempat dengan pekerjaan yang paling sederhana yaitu galian saluran dan pasangan batu dengan mortar.

"sebagai tambahan informasi masyarakat setempat sudah merasakan bantuan pemerintah ini, dengan bukti banyaknya surat pengajuan dari wali nagari untuk di pasangkan pasangan saluran dengan memberdayakan masyarakat setempat".

Adapun permintaan tersebut akan kita tampung dan realisasikan dengan program anggaran paling lambat 2022 terang Suadi  kepada Panjipost.com

Suaidi juga menambahkan untuk Program PEN ini, mutu selalu kita utamakan dengan pengawasan dan pembinaan yang baik kepada masyarakat tersebut.

Terpisah ,Khairul salah seorang pekerja pada program padat karya tunai ini mengaku sangat senang

 "Ya, saya sangat senang sekali. Sudah lima bulan saya tidak bekerja,biasanya saya bekerja ikut pemborong lantaran pandemi COVID19 ini ,proyeknya berhenti ditengah jalan dan dengan adanya program padat karya tunai ,manfaatnya langsung bisa saya rasakan" ungkap khairul.(andi)


Tidak ada komentar

Selamat datang di Website WWW.Panjipost.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Andi Woo