Bina Patroli Keamanan, Ditlantas Polda Sumbar Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di Sekolah
PADANG — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan pembinaan bagi pelajar yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah (PKS) di Sekolah Rakyat Menengah Atas 4 Padang, Kamis (6/3/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah sekaligus membentuk karakter disiplin di kalangan generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pelatihan kedisiplinan, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan di lingkungan sekolah. Para peserta juga dibekali kemampuan dasar kepemimpinan dan kerja sama sebagai anggota PKS.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, mengatakan pembinaan PKS merupakan salah satu langkah strategis untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini melalui keterlibatan aktif para pelajar.
“Melalui kegiatan Patroli Keamanan Sekolah ini, kita ingin menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab kepada para pelajar sejak dini. Mereka diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya melalui kampanye atau sosialisasi, tetapi perlu diwujudkan melalui pembinaan yang melibatkan generasi muda secara langsung.
Selain memahami aturan lalu lintas, para siswa juga dilatih menjadi teladan dalam sikap disiplin serta membantu menjaga ketertiban di sekitar sekolah, terutama pada jam masuk dan pulang sekolah ketika arus kendaraan meningkat.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Barat, Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa program pembinaan PKS merupakan bagian dari pendekatan edukatif kepolisian dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Melalui pembinaan Patroli Keamanan Sekolah ini, Polri ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar,” kata Susmelawati.
Ia menambahkan, program tersebut juga menunjukkan peran kepolisian tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina dan pendidik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Ditlantas Polda Sumbar berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang menularkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga hingga masyarakat luas.(*)

Post a Comment