Danantara Indonesia Trust Siapkan Beasiswa Empat Tahun, Mahasiswa UNAND Jadi Penerima
Padang – Danantara Indonesia Trust memperluas akses pendidikan tinggi melalui Beasiswa Asa Nusantara 2026 yang menyasar mahasiswa baru di empat perguruan tinggi, termasuk Universitas Andalas (UNAND). Program ini menyediakan bantuan biaya hidup, Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta pengembangan kapasitas mahasiswa selama delapan semester.
Komitmen tersebut mengemuka dalam peringatan satu tahun Danantara Indonesia Trust bertajuk “One Year of Danantara Indonesia Trust: From Commitment to Action, Catalyzing Partnership, Lasting Change”, Kamis (15/10/2026). Kegiatan berlangsung secara hybrid dan mempertemukan berbagai pihak untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan dampak berkelanjutan.
Rektor UNAND, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM., Akt., menghadiri kegiatan secara langsung. Sementara itu, UNAND mengikuti acara secara daring melalui Kepala Subdirektorat Administrasi, Informasi, dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan, Dr. Muhammad Yusra, S.IP., MA.
Sebanyak 50 mahasiswa UNAND penerima Beasiswa Asa Nusantara turut mengikuti kegiatan tersebut. Partisipasi mereka menjadi bagian dari kolaborasi antara Danantara Indonesia Trust dan UNAND dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa.
Danantara Indonesia Trust menghadirkan Beasiswa Asa Nusantara 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa baru angkatan 2026. Program ini tidak hanya membantu pembiayaan kuliah, tetapi juga mendorong pengembangan potensi dan kompetensi penerima beasiswa.
Pelaksanaan program melibatkan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Indonesia. Masing-masing perguruan tinggi memperoleh kuota sebanyak 200 penerima beasiswa.
Program ini menyediakan bantuan biaya hidup dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Penerima beasiswa juga berkesempatan mengikuti program capacity building yang diselenggarakan Danantara Indonesia Trust maupun perguruan tinggi terkait.
Kegiatan pengembangan kapasitas tersebut direncanakan berlangsung satu kali setiap semester. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan mengembangkan potensi selama menjalani pendidikan tinggi.
Kepala Subdirektorat Administrasi, Informasi, dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan UNAND, Dr. Muhammad Yusra, S.IP., MA, menjelaskan bahwa program ini memiliki kriteria penerima tertentu.
Sasaran program mencakup mahasiswa dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Mahasiswa yang terdampak bencana, termasuk bencana galodo pada 2025, juga masuk dalam kelompok sasaran.
Selain itu, program ini memberikan perhatian kepada mahasiswa yang menjadi generasi pertama dalam keluarga inti untuk menempuh pendidikan tinggi. Penyandang disabilitas turut menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam program beasiswa tersebut.
Beasiswa Asa Nusantara diberikan selama delapan semester atau setara dengan empat tahun masa perkuliahan. Durasi tersebut memungkinkan penerima memperoleh dukungan pendidikan sepanjang masa studi normal.
Selain bantuan finansial, pengembangan kapasitas menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Pendekatan ini diharapkan membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan diri.
Danantara Indonesia Trust menempatkan tata kelola yang baik sebagai landasan dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. Selain pendidikan, lembaga ini juga berfokus pada penguatan sektor kesehatan serta penyediaan air bersih dan sanitasi.
Melalui Beasiswa Asa Nusantara 2026, Danantara Indonesia Trust memperkuat kontribusinya dalam mendukung akses pendidikan tinggi. Kolaborasi dengan UNAND dan perguruan tinggi lainnya diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk menyelesaikan pendidikan dan berkontribusi bagi masyarakat. (***)

Post a Comment