Respon Cepat Polres Pasaman Terhadap Tambang Emas Ilegal Tuai Apresiasi Dari Masyarakat
Sumbar,- Komitmen jajaran Kepolisian Resort kabupaten Pasaman dalam menindak aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) mendapat apresiasi dari masyarakat.
Adapun respons cepat jajaran polres Pasaman tersebut menjadi perhatian publik karena menyangkut dua kepentingan mendasar, yakni tegaknya supremasi hukum dan keselamatan lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., dan komando Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, SIK, penanganan PETI menjadi cerminan komitmen kepolisian dalam menghadapi praktik pertambangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat serta merusak kekayaan alam Sumatera Barat.
Diketahui, Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pasaman menjadi masalah serius karena merusak ekosistem sungai & hutan, mencemari air, serta memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Adapun Langkah Penegakan Hukum oleh Polres Pasaman dalam bentuk Operasi & Penindakan adalah:
- Operasi gabungan: Satreskrim Polres Pasaman bersama Ditreskrimsus Polda Sumbar, Polsek setempat, TNI, Satpol PP, dan Dinas ESDM Sumbar.
- Patroli rutin & razia mendadak, termasuk operasi senyap pada malam hari di lokasi rawan.
- Penyitaan alat berat dan pembakaran peralatan penambangan yang tidak bisa dibawa.
- Pemasangan segel pada alat berat dan lokasi tambang dibakar
Kapolres Pasaman, AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, SIK, kepada Panjipost mengatakan, "Polres Pasaman tetap konsisten melakukan penindakan terhadap seluruh aktivitas tambang emas ilegal. Kami bekerja berdasarkan hukum dan fakta di lapangan demi menjaga kelestarian lingkungan serta keamanan masyarakat".
Lebih lanjut beliau mengatakan, "Di dua koto sudah kita tindak backup polda 2 (dua) minggu lalu, kita monitor sebagian besar sudah keluar dari daerah sana. Kemarin rao juga sama penindakan oleh polda. Jadi tenang saja bertahap kita bersihkan pasaman".
"Tapi tetap kita melihat situasi kamtibmas secara keseluruhan karena masalah tambang ini menyangkut banyak aspek", ungkap Kapolres.

Post a Comment