Header Ads

Waspada Hujan dan Longsor, Gina Tampubolon PPK 2,4 Bersama BPJN Sumbar, Siagakan Alat Berat Di Ruas Jalan Tapan–Batas Jambi



Sumbar ,- Di tengah tingginya intensitas curah hujan dan ancaman longsor yang menguji ketahanan infrastruktur jalan, BPJN II Sumatera Barat terus menunjukkan kesungguhan dalam menjaga konektivitas masyarakat. 

Ruas Tapan–Batas Jambi menjadi salah satu jalur yang membutuhkan perhatian serius akibat kondisi geografis perbukitan, perubahan kondisi tanah, serta sejumlah titik yang mengalami longsor dan kerusakan badan jalan. Dalam upaya tersebut, Gina Lamria Indriati Tampubolon, S.T., PPK 2.4 bersama jajaran BPJN II Sumbar di bawah koordinasi Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah II Sumbar, Masudi, S.T., M.T.

Dokumentasi lapangan memperlihatkan kondisi yang tidak ringan. Gina Tampubolon bersama jajaran pelaksana menghadapi tantangan penanganan pada ruas Tapan–Batas Jambi, tepatnya Km 219+100, ketika sebagian badan jalan terlihat mengalami amblas dan tergerus di sisi sungai. Kondisi tersebut memperlihatkan seriusnya ancaman kerusakan infrastruktur ketika aliran air dan kondisi tanah tidak lagi mampu mempertahankan kestabilan tebing jalan.

Pada titik Km 228+450, Gina turut menjadi bagian dari upaya penanganan longsoran material tanah dari lereng perbukitan yang menutup sebagian badan jalan. Kondisi ini membutuhkan pengerahan alat berat dan kesiapan personel agar akses transportasi dapat kembali berfungsi. Medan yang berat serta cuaca yang sulit diprediksi menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Gina Tampubolon menjelaskan bahwa curah hujan yang cukup tinggi memang mengganggu realisasi sejumlah pekerjaan yang telah dijadwalkan. Ketika bencana longsor terjadi, sumber daya manusia dan peralatan harus dialihkan untuk membuka jalur serta menjamin kelancaran akses masyarakat. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa keselamatan pengguna jalan dan penanganan kondisi darurat menjadi perhatian penting di tengah pelaksanaan program pekerjaan.

Gina menyampaikan telah memperoleh tambahan alat berat dari BPJN Sumatera Barat berupa satu unit wheel loader dan satu unit dump truck. Tambahan peralatan tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan longsor maupun bencana lainnya di wilayah kerja PPK 2.4. Wheel loader membantu pemindahan material, sementara dump truck mendukung pengangkutan tanah dan material longsoran.

Gina juga menjelaskan bahwa seluruh alat berat telah diposisikan di kawasan Tapan, lengkap dengan personel dan operator. Kesiapan ini menjadi langkah strategis mengingat ruas Tapan–Batas Jambi memiliki karakteristik medan perbukitan dengan sejumlah titik rawan bencana. Dengan peralatan yang tersedia di lokasi, petugas diharapkan dapat bergerak lebih cepat ketika terjadi longsor maupun gangguan jalan lainnya.

Di bawah koordinasi Masudi, S.T., M.T., selaku Kasatker PJN Wilayah II Sumbar, PPK wilayah 2,4 terus berupaya menjaga kesinambungan program pekerjaan sekaligus mengutamakan penanganan kondisi darurat. bersama unsur pelaksana lapangan menjadi bagian dari upaya memastikan pekerjaan tetap berjalan sesuai prioritas. Meski cuaca menjadi kendala, seluruh item pekerjaan yang telah dijadwalkan tetap diupayakan penyelesaiannya demi kepentingan masyarakat.

Gina turut menyoroti persoalan perubahan fungsi lahan dari kawasan hutan menjadi perkebunan yang dapat memengaruhi kondisi tanah perbukitan. Berkurangnya tutupan vegetasi pada kondisi tertentu berpotensi meningkatkan limpasan air dan erosi, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Karena itu, persoalan longsor membutuhkan perhatian bersama, bukan hanya melalui penanganan infrastruktur, tetapi juga kesadaran menjaga lingkungan dan kestabilan kawasan perbukitan.

Menjelang akhir tahun, Gina bersama jajaran BPJN II Sumbar terus mendorong pelaksanaan seluruh item pekerjaan sesuai program yang telah dijadwalkan. Upaya tersebut diarahkan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan kepada masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas pengguna jalan pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi cuaca memang tidak selalu bersahabat, tetapi kesiapan personel dan peralatan menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Gina juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan, terutama ketika melintasi ruas Tapan–Batas Jambi. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lereng dan lingkungan sekitar, serta mematuhi rambu maupun pembatas keselamatan yang telah dipasang petugas. Apabila hujan deras dan kondisi jalan menunjukkan tanda-tanda berbahaya, pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan perjalanan. Perjuangan Satker PJN II Sumbar menjaga ruas Tapan–Batas Jambi bukan sekadar mempertahankan badan jalan, melainkan menjaga urat nadi ekonomi, pendidikan, distribusi barang, dan mobilitas masyarakat. Bersama Masudi dan seluruh jajaran pelaksana, Gina menjadi bagian dari semangat pengabdian yang terus bergerak menghadapi tantangan alam. Hujan boleh menghambat, longsor boleh menguji, tetapi pelayanan kepada masyarakat tidak boleh berhenti. Pantang menyerah demi Sumbar lebih baik, jalan tetap terhubung, dan masyarakat tetap terlindungi.

Tidak ada komentar

Selamat datang di Website WWW.Panjipost.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang!! Tertanda Pemred: Andi Woo